Benarkah Arsenal Terpuruk Usai Di Tinggal Arsene Wenger?

Diaperbankofcentralflorida.org – Jauh sebelum dikatakan terpuruk, arsenal lebih dikenal sebagai pesaing tim-tim besar di era arsene wenger. Mereka konsisten berada di posisi empat besar.

Di klasemen liga inggris musim 2019/2020, arsenal terlihat tidak segarang layaknya umumnya. Dengan cara mengagetkan, mereka harus menerima fakta pahit yakni menempati posisi 10 besar. Walaupun hasil itu tidak buruk-buruk sangat, tempat arsenal sekarang ini layaknya disamakan oleh team medioker yang notabene bukan team favorit benar-benar. Dampaknya, arsenal ketika terancam tidak berhasil bertanding di liga champions musim depan yang seakan jadi adat mereka tiap musim liga inggris berguling. Benar-benar disayangkan memang jikalau pertandingan eropa berasa sepi tanpa ada kedatangan arsenal yang akan selalu dikenang sebagai tim lawak karena permainannya yang buat supporter liga inggris sedunia terhibur.

Benarkah Arsenal Terpuruk Usai Di Tinggal Arsene Wenger

Sebetulnya, kesempatan arsenal bertanding di liga eropa masih terbuka lebar. Ketentuannya ialah mereka harus mendapatkan titel juara piala fa untuk jaminannya. Jika tidak akan mendapatkan hasil optimal di piala fa, mengusung piala piala liga carabao ialah jalan keluar yang pas agar arsenal mendapatkan ticket ke liga eropa dengan cara automatis. Berkaitan aksinya di piala liga carabao, arsenal telah alami kekalahan menyakitkan dari liverpool melalui beradu penalti hingga kesempatan bermain di liga eropa semakin tipis. Jadi dapat disebutkan arsenal sedang lagi dengan waktu bahaya-bahayanya.

Jauh sebelum dikatakan tersuruk, arsenal semakin diketahui untuk kompetitor team-team banyak di masa arsene wenger. Mereka tetap persisten ada di tempat empat banyak sekaligus juga abonemen main liga champions semasa hampir satu dasawarsa semakin. Kecuali tempatnya yang sakral, style permainan arsenal terbilang menghibur serta menarik. Style keseluruhan football yang digabungkan dengan tiki taka ialah senjata rahasia wenger dengan menghidupkan tim arsenal supaya tampil brutal serta menerobos pertahanan musuh. Istilahnya arsenal sedang berjuang dari team gurem jadi team banyak dengan semua keunggulannya.

Berkat taktik wenger ini, semua team musuh dapat dikalahkan oleh arsenal dengan sesaat mata hingga team musuh mengaku arsene wenger untuk mbahnya sepak bola liga inggris kecuali sir alex ferguson yang telah lebih dulu populer. Seakan tidak senang atas kemenangan, arsene wenger ternyata menghasilkan prestasi bersama-sama arsenal yakni gelar liga inggris yang tetap mendatanginya dari musim 1997/1998 sampai 2003/2004. Gelar terakhir ini berasa istimewa buat arsene wenger sebab beliau sukses bawa teamnya mendapatkan juara liga inggris dengan posisi the invicibles alias tidak terkalahkan selama musim. Rekor ini serta tidak ada yang disamai oleh team manapun sepanjang sejarah liga inggris. Wah benar-benar hebat bukan, sob!

Seiring waktu berjalan, permainan arsenal seakan makin lama alami pengurangan mencolok. Dengan dengan modal scuad pemain bintang, kemauan arsenal untuk mendapatkan titel juara sebetulnya telah berada di pikiran mereka tetapi apa daya motivasi tinggi mereka makin menguap demikian saja. Bukan lantaran arsene wenger memundurkan diri atau pemain bintangnya keluar semua, pemicu intinya sebenarnya terdapat di kedatangan pelatih baru yang nekad mengubah keseluruhan style permainan arsenal dengan cara besar.

Baca juga: Situs Bola Liga inggris

Hasilnya, beberapa pemain arsenal akui kesusahan menyesuaikan dengan cara ala pelatih baru yang belum pasti mereka ketahui keseluruhannya. Dikarenakan permasalahan remeh berikut, jalinan mereka dengan pelatih baru yang seakan tidak serasi serta condong memunculkan perseteruan antara mereka. Ini menunjukkan jika demam panggung masih menempa arsenal sekaligus juga belum memperlihatkan pertanda kerja sama team layaknya di masa Arsene Wenger.

Efeknya dapat kita melihat sendiri yakni kekalahan untuk kekalahan terus mendekati arsenal dengan tiap kompetisinya dimana mereka banyak jadi bulan-bulanan team banyak. Tidak itu saja, beberapa team medioker yang dahulunya benar-benar takut sama arsenal malah justru tampil brutal alias dapat memberi surprise melalui taktik cerdiknya. Team-team layaknya norwich, brighton & hove albion, sampai eintracht frankfurt ketika berani membuat malu arsenal tanpa ada ampun.

Karena sangat hebohnya, mereka memandang arsenal itu bukan team yang kuat layaknya dahulu lagi hingga menaklukkan arsenal rasa-rasanya layaknya mendapatkan titel juara di set final. Sebab banyak mendapatkan hasil membuat malu ini, fans arsenal ketika mengungkapkan kekecewaannya di manajemen arsenal supaya selekasnya mengambil arsene wenger untuk kembali lagi melatih arsenal agar teamnya tampil bersaing layaknya masa 2003/2004 yang lalu. Tetapi, saran fans ini kelihatannya tidak mungkin sebab arsene wenger sedang kerja untuk kepala peningkatan global sepak bola dunia fifa hingga kesempatan melatih arsenal hampir dinyatakan tertutup.

Apa saja yang berlangsung, arsenal tetap harus setia bermain di pertandingan eropa sampai kapan saja untuk menyenangkan beberapa gooners yang lagi bimbang sebab susahnya melihat peristiwa arsenal mengusung piala juara. Untuk pendapat, arsenal jangan cuma konsentrasi di yang dibeli pemain mahal saja. Sebaiknya mereka kadang-kadang terjun langsung dengan memperhatikan pemain muda yang nanti akan jadi tulang punggung arsenal di masa yang akan datang. Siapa tahu nama mereka akan disamakan dengan pemain bintang seperti lionel messi karena permainannya yang hebat serta mahir dengan mengecoh musuh semasa bermain di arsenal.

Selain itu, kekompakkan antar tim harus selalu dijaga sampai musim liga inggris berakhir dan jangan lupa hargai keberadaan pelatih baru tanpa harus merindukan arsene wenger. Harapan dari saya adalah semoga arsenal mainnya tidak kepeleset seperti tim sebelah serta bangkit dari keterpurukan demi prestasi.